Tempat belanja online busana muslim mulai dari Gamis, blus, kaos, jilbab, kerudung, baju koko untuk pria dengan harga terjangkau.
Showroom
Jln Swadaya II A No. 3 Poltangan Tanjung Barat Jakarta Selatan
- (021)93329422, 081316209621, 082125437448, 0878 89316065
email : rumahmadina@gmail.com
Syiar Busana Muslimah Feny Mustafa
Trend Busana muslimah modern pada sekitar dua dekade lalu belum semeriah seperti sekrang ini. Hj Zulfaeny Mustafa lewat merek Shafira merupakan salah seorang yang ikut merintis usaha busana muslimah. Produksi yang dimulai sejak 1989 di tempat kos di Bandung itu pada bulan Ramadhan ini menembus Malaysia.
Dulu perempuan berbusana muslimah dibilang kampungan. Waktu itu orang kota memakai busana muslimah terasa aneh karena yang umumnya pakai itu ibu haji atau perempuan di pesantren, kata Feny, panggilannya, mengenang masa awal 1980-an.
Saat itu Feny aktif di kegiatan kerohanian di Masjid Salman di Kompleks Kampus Institut Teknologi Bandung. Ia adalah mahasiswi Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial. Dari pergaulan, diskusi intensif anggota komunitas Masjid Salman itu timbul gagasan untuk mengenakan busana muslimah. Para mentor aktivis, termasuk mahasiswa ITB, mendorong mereka memikirkan desain busana muslimah yang menarik.
”Waktu itu kami masih muda. Kami antusias tampil trendy, presentable. Kalau kami pakai busana muslim tradisional dengan baju kurung dan sarung gaya Melayu atau baju Timur Tengah, dibilang kuno atau ninja he-he-he,” katanya.
Di kalangan kaum muda aktivis kegiatan Masjid Salman lalu timbul semangat untuk menyiarkan busana muslimah agar dihargai masyarakat. Mereka menggagas untuk membuat busana muslimah yang sesuai dengan kebutuhan kaum muda. ”Kami duduk bersama memikirkan busana seperti yang dituntut syariat, tapi disesuaikan dengan gejolak kaum muda.” katanya
Nyaman dan modis
Lewat berbagai pertemuan, lahirlah konsep busana muslimah modern. Konsep yang digagas Feny dan kawan-kawannya itu tetap berdasarkan pada pakaian seperti disebut dalam syariat Islam, yakni menutup aurat. Namun, unsur modis menjadi pertimbangan. ”Cirinya adalah simple, wearable, fashionable—sederhana, nyaman dipakai, dan modis,” katanya.
» baca selengkapnya
