Tempat belanja online busana muslim mulai dari Gamis, blus, kaos, jilbab, kerudung, baju koko untuk pria dengan harga terjangkau.
Showroom
Jln Swadaya II A No. 3 Poltangan Tanjung Barat Jakarta Selatan
- (021)93329422, 081316209621, 082125437448, 0878 89316065
email : rumahmadina@gmail.com
pengerabekan Rumah toko menyingkap Smartphone palsu
Rumah toko-serangan palsu menyingkap Smartphone
Smartphone Blackberry imitasi pabrik diserang hari Minggu di sebuah ruko (rumah toko) di Jakarta Barat, seorang perwira polisi mengatakan Senin.
Selama penggerebekan dari rumah toko yang terletak di Jl. Jatayu di Jelambar polisi menangkap seorang tersangka bernama Kwan (alias “Tsang Wing”).
“Kami diberitahu bahwa toko-rumah itu digunakan untuk merakit telepon seluler ilegal,” Jakarta PoliceIndustry dan Perdagangan Penyesuaian kepala unit. Sr Comr. Rudi Setiawan kepada wartawan.
“The Blackberry handset tampak asli namun tidak memiliki kartu jaminan atau diperlukan sertifikasi dari Departemen Komunikasi dan Informasi,” kata Rudi.
Tidak adanya sertifikat dipicu kecurigaan di kalangan detektif, katanya. “Pada memeriksa telepon kami menemukan bahwa mereka berada di rumah-berkumpul.”
Kwan memiliki telepon seluler diduga diimpor dari Cina, dibongkar mereka dan kemudian disusun kembali entah bagaimana bagian-bagian untuk membuat “BlackBerrys baru”.
Lengkap dengan Blackberry palsu kasus, kotak, baterai dan aksesoris lainnya, yang disusun kembali telepon selular siap untuk dijual sebagai “versi murah” dari Blackberry.
“Kwan telah didistribusikan telepon untuk outlet di beberapa pusat perbelanjaan termasuk ITC Roxy Mas, Fatmawati dan Cempaka Mas,” kata Rudi, menambahkan bahwa tersangka diduga telah memulai bisnis ilegal sekitar dua bulan lalu.
Dari Kwan pabrik, polisi menyita ratusan perangkat Blackberry imitasi dalam model termasuk 8.520, 8.910, dan 8310. Empat laptop komputer dan satu Toyota Kijang Innova minivan juga disita sebagai bukti.
Harga pasar smartphone Blackberry asli berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 7 juta. Rudi tidak menyebutkan berapa banyak Kwan menjual rumah-handset untuk berkumpul.
Kwan akan dikenakan dengan Undang-Undang Industri tahun 1984, tahun 1999 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, dan
UU Telekomunikasi 1999, kata Rudi. (bbs)
